background

Maesa Update

Sering Mengunyah di Satu Sisi? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Berdampak pada Kesehatan Gigi

Sering Mengunyah di Satu Sisi? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Berdampak pada Kesehatan Gigi

Setiap orang tentu memiliki kebiasaan yang dilakukan tanpa disadari, termasuk saat makan. Salah satunya adalah mengunyah makanan hanya di satu sisi mulut. Mungkin kamu merasa lebih nyaman menggunakan sisi kanan atau kiri karena dianggap lebih kuat atau lebih mudah digunakan.

Sekilas, kebiasaan ini memang terlihat sepele. Namun, jika dilakukan terus-menerus dalam jangka waktu yang lama, mengunyah di satu sisi dapat memberikan dampak pada kesehatan gigi dan mulut.

Lalu, benarkah kebiasaan ini bisa menyebabkan masalah pada gigi? Simak penjelasannya berikut ini.

Kenapa Banyak Orang Mengunyah Hanya di Satu Sisi?

Tidak semua orang sengaja melakukannya. Ada beberapa alasan yang membuat seseorang lebih sering mengunyah di satu sisi, seperti:

  1. Sedang mengalami sakit gigi di sisi yang lain.
  2. Memiliki gigi berlubang atau gigi sensitif.
  3. Kehilangan satu atau beberapa gigi.
  4. Baru menjalani perawatan gigi.
  5. Sudah menjadi kebiasaan sejak lama.

Jika penyebabnya adalah rasa nyeri atau ketidaknyamanan, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan karena bisa menjadi tanda adanya masalah pada gigi yang memerlukan pemeriksaan.

Apa Dampaknya Jika Terus Mengunyah di Satu Sisi?

Pada dasarnya, gigi dirancang untuk bekerja secara seimbang. Ketika hanya satu sisi yang digunakan terus-menerus, beban kunyah juga akan terpusat pada area tersebut.

Beberapa dampak yang dapat terjadi antara lain:

Gigi Lebih Cepat Aus

Tekanan yang terus-menerus pada sisi yang sama dapat menyebabkan permukaan gigi mengalami keausan lebih cepat dibandingkan sisi lainnya.

Otot Rahang Menjadi Tidak Seimbang

Otot rahang bekerja setiap kali kamu mengunyah. Jika hanya satu sisi yang aktif, otot pada sisi tersebut akan bekerja lebih keras sehingga dalam beberapa kasus dapat menimbulkan rasa pegal atau tidak nyaman.

Penumpukan Plak pada Sisi yang Jarang Digunakan

Saat mengunyah, makanan dan air liur membantu membersihkan permukaan gigi secara alami. Jika salah satu sisi jarang digunakan, proses pembersihan alami ini juga menjadi lebih sedikit sehingga plak lebih mudah menumpuk apabila kebersihan mulut tidak dijaga dengan baik.

Masalah pada Sendi Rahang

Pada sebagian orang, kebiasaan mengunyah di satu sisi dalam jangka panjang dapat memberikan beban yang tidak seimbang pada sendi rahang atau temporomandibular joint (TMJ). Kondisi ini dapat menyebabkan rahang terasa pegal, berbunyi saat membuka mulut, atau terasa tidak nyaman ketika mengunyah.

Apakah Sesekali Mengunyah di Satu Sisi Berbahaya?

Tidak selalu.

Jika kamu sedang mengalami sariawan, baru menjalani tambal gigi, atau memiliki luka kecil di dalam mulut, mengunyah di satu sisi untuk sementara waktu merupakan hal yang wajar.

Namun, apabila kebiasaan ini berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, sebaiknya cari tahu penyebabnya. Bisa jadi ada masalah pada gigi atau gusi yang membuat kamu tidak nyaman menggunakan sisi lainnya.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jika kamu menyadari sering mengunyah hanya di satu sisi, beberapa langkah berikut dapat membantu:

  1. Cobalah menggunakan kedua sisi mulut secara bergantian saat makan.
  2. Jangan mengabaikan gigi yang terasa ngilu atau sakit.
  3. Segera periksa jika ada gigi berlubang atau gigi yang patah.
  4. Jaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan sela gigi.
  5. Lakukan pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.

Dengan mengetahui penyebabnya sejak dini, kebiasaan ini biasanya dapat diperbaiki sebelum menimbulkan masalah yang lebih besar.

Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter Gigi?

Sebaiknya lakukan pemeriksaan apabila:

  1. Kamu selalu mengunyah di satu sisi karena merasa sakit di sisi lainnya.
  2. Rahang terasa pegal atau berbunyi saat membuka mulut.
  3. Gigi terasa ngilu ketika digunakan untuk mengunyah.
  4. Ada gigi yang hilang atau patah sehingga mengganggu proses mengunyah.

Pemeriksaan akan membantu mengetahui penyebabnya sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Kesimpulan

Mengunyah di satu sisi memang tidak selalu berbahaya, tetapi jika menjadi kebiasaan dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan gigi, gusi, hingga sendi rahang.

Apabila kamu merasa lebih nyaman mengunyah hanya di satu sisi karena adanya rasa sakit atau keluhan tertentu, sebaiknya jangan menundanya terlalu lama. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menemukan penyebabnya sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Jika kamu memiliki keluhan saat mengunyah atau merasa ada perubahan pada kondisi gigi dan rahang, kamu dapat melakukan konsultasi di Maesa Dental Clinic. Tim dokter gigi kami akan membantu mengevaluasi kondisi gigi dan mulut secara menyeluruh serta memberikan penanganan yang sesuai. Jangan lupa ikuti juga Instagram @maesadental untuk mendapatkan informasi dan edukasi kesehatan gigi lainnya.

Referensi

  1. American Dental Association. MouthHealthy: Oral Health Topics.
  2. National Institute of Dental and Craniofacial Research (NIDCR). Temporomandibular Joint Disorders.
  3. World Health Organization. Oral Health.


Tersambung lebih dari
sekadar janji temu.

Smile Connect dan Mae Care Program adalah layanan pendampingan kesehatan gigi yang personal, hangat, dan profesional.Temui kami di hari terbaik untuk senyummu

SMILE CONNECT Maesa Dental Clinic | Klinik Gigi Terbaik

Smile Connect

Our expert strives to make each interaction with patients clear, concise, and inviting. Support the important work of Maesa Dental by making a much-needed donation today.


MAE CARE Maesa Dental Clinic | Klinik Gigi Terbaik

Mae Care

Our expert strives to make each interaction with patients clear, concise, and inviting. Support the important work of Maesa Dental by making a much-needed donation today.


Insurance Partners

Karena kesehatan dan keamanan Anda adalah prioritas kami, kami hadir bersama mitra asuransi terbaik untuk menjaga setiap langkah Anda.